Pekanbaru, hokky99.com - Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar terus menunjukkan kinerja nyata.
Dalam kurun satu tahun terakhir, berbagai program
kerja yang sebelumnya dijanjikan kini mulai terealisasi dan dirasakan langsung
manfaatnya oleh masyarakat.
Perubahan tersebut terlihat dari semakin tertatanya
pembangunan kota, meningkatnya kualitas pelayanan publik, hingga penguatan
sektor lingkungan dan sosial. Berbagai kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar
warga menjadi fokus utama pemerintah kota.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan bahwa
arah pembangunan saat ini bukan sekadar wacana, melainkan kerja nyata yang
terukur.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang
dijalankan benar-benar dirasakan masyarakat. Dari penurunan tarif parkir,
penanganan sampah, hingga pendidikan dan kesehatan, semuanya kami dorong agar
memberikan dampak langsung,” ujar Agung Nugroho.
Di sektor lingkungan, Pemko Pekanbaru menggulirkan
Gerakan Serbu Sampah dan membentuk Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di 83
kelurahan. Langkah ini diperkuat dengan penindakan terhadap pembuang sampah
ilegal serta pengembangan proyek waste to energy (WTE) untuk mengolah sampah
menjadi energi.
Selain itu, upaya pengendalian banjir juga terus
digenjot melalui penanganan puluhan titik rawan, normalisasi sungai sepanjang
78,2 kilometer, serta perbaikan drainase dan daerah aliran sungai.
Di bidang pelayanan publik, inovasi terus dilakukan,
salah satunya melalui kehadiran Mobil AMAN yang memberikan layanan administrasi
kependudukan langsung ke masyarakat. Proses perizinan bangunan kini juga
semakin cepat, bahkan dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu jam.
Tak hanya itu, program sosial dan pendidikan turut
menjadi perhatian serius. Pemko Pekanbaru menggulirkan program beasiswa dari
jenjang S1 hingga S3, termasuk bagi para hafiz Al-Qur’an. Program Zero Putus
Sekolah juga berhasil menjaring ribuan anak dan mengembalikan ratusan di
antaranya ke bangku pendidikan.
“Kami berkomitmen tidak ada lagi anak Pekanbaru yang
putus sekolah. Pendidikan adalah fondasi masa depan kota ini,” tegas Agung.
Di sektor infrastruktur, capaian pembangunan bahkan
melampaui target. Lebih dari 42 kilometer jalan telah diperbaiki, puluhan halte
diremajakan, lampu penerangan dipasang, hingga penyediaan wifi gratis di
sejumlah titik.
Sementara itu, untuk menjaga daya beli masyarakat,
Pemko juga menggelar bazar pangan murah di berbagai lokasi. Program
pemberdayaan masyarakat melalui bantuan Rp100 juta per RW turut mendorong
pertumbuhan ekonomi di tingkat bawah.
Tak hanya fokus pada pembangunan internal, Pemko
Pekanbaru juga menunjukkan solidaritas terhadap daerah lain dengan menyalurkan
bantuan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Atas berbagai capaian tersebut, Walikota Pekanbaru
Agung Nugroho berhasil meraih penghargaan peringkat dua nasional dalam
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, khususnya dalam upaya menekan
angka kemiskinan dan stunting.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi
motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik lagi dalam melayani
masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan terus
mengakselerasi berbagai program strategis nasional, mulai dari Makan Bergizi
Gratis, pengembangan koperasi di setiap kelurahan, hingga digitalisasi
pendidikan.